SDN KRATON


widgets

Selasa, 20 Januari 2015

Posisi Tidur dan Kepribadian Anda


alt

Tahukah anda bahwa posisi tidur seseorang dapat menunjukkan kepribadiannya. Terdapat 6 posisi tidur yang dapat dihubungkan dengan kepribadian seseorang.
1.  Fetal
Fetal merupakan tidur dengan posisi menyamping, dengan menekuk kaki dan tangan menyerupai posisi bayi di dalam kandungan. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa anda adalah:
  • Seseorang yang terlihat keras di luar, tetapi sebenarnya mempunyai hati yang lemah lembut dan sensitif
  • Pemalu
  • Memiliki kemampuan berelaksasi yang cepat

2.  Log
Log merupakan tidur menyamping dengan tangan dan kaki lurus pada sisi yang sama, menyerupai kayu. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa anda adalah:
  • Seseorang yang mudah bergaul dan memiliki banyak teman
  • Mudah mempercayai orang asing yang tidak dikenal, bahkan terkadang mudah tertipu

3.  Yearner
Yearner adalah posisi tidur menyamping, dengan kaki lurus ke bawah, tetapi tangan lurus ke arah depan. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa anda adalah:
  • Seseorang yang terbuka, waspada, dan terkadang mudah curiga serta sinis
  • Membutuhkan waktu yang lama untuk mengambil suatu keputusan
  • Sulit berubah pikiran

4.  Soldier
Soldier adalah posisi tidur terlentang, dengan kaki lurus ke bawah dan tangan terletak di samping badan. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa anda adalah:
  • Seseorang yang pendiam dan senang mengamati orang lain
  • Tidak menyukai keramaian
  • Memiliki standar yang tinggi, baik bagi diri sendiri maupun orang lain

5.  Free Faller
Free faller adalah posisi tidur tengkurap dengan kedua tangan berada di samping kepala dan kaki lurus ke bawah. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa anda adalah:
  • Seseorang yang kurang sopan
  • Tampak seperti seseorang yang suka berteman
  • Tidak tahu malu
  • Tampak percaya diri
  • Tidak dapat menerima kritik dari orang lain

6.  Starfish
Starfish adalah posisi tidur terlentang dengan kedua tangan berada di samping kepala dan kaki lurus ke bawah. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa anda adalah:
  • Seseorang yang dapat menjadi teman yang baik
  • Pendengar yang baik
  • Suka membantu dan sederhana
  • Selalu tampak ceria dalam situasi apapun

Sumber : https://www.pilihdokter.com/id/berita/posisi-tidur-dan-kepribadian-anda#sthash.fkGnfV19.dpuf

Selasa, 06 Januari 2015

Bahaya Gadget Bagi Anak - Anak

 Bahaya Gadget Bagi Anak - Anak


Bahaya Bagi Anak 


Asosiasi dokter anak Amerika dan Kanada menekankan anak usia 0-2 tahun tidak diperbolehkan terpapar gadget. Anak 3-5 tahun dibatasi satu jam per hari dan dua jam untuk anak 6-18 tahun. 


Tapi faktanya, anak-anak justru menggunakan gadget 4-5 kali lebih banyak dari jumlah yang direkomendasikan. 


Bahkan, penggunaan ponsel pintar, tablet, dan peranti game elektronik sudah dimulai sejak usia sangat dini. 


Dokter anak asal Amerika Serikat, Cris Rowan, dalam tulisannya di Huffington Post, mengatakan perlu ada larangan penggunaan gadget pada usia anak di bawah 12 tahun. Sudah banyak penelitian yang membuktikan dampak negatif gadget pada anak.


Berikut 10 alasan larangan bermain gadget pada anak :

1. Pertumbuhan otak yang terlalu cepat
Pada usia 0-2 tahun, pertumbuhan otak anak memasuki masa perkembangan hingga 21 tahun. Perkembangan otak awal ditentukan oleh rangsangan lingkungan. Stimulasi yang berasal dari gadget akan berhubungan dengan fungsi eksekutif dan defisit perhatian, gangguan kognitif, kesulitan dalam belajarm peningkatan impulsif dan menurunkan kemampuan dalam mengendalikan diri.

2. Hambatan perkembangan 
Penggunaan gadget akan membatasi gerak anak, yang mengakibatkan perkembangan terhambat. Satu dari tiga anak sekolah yang menggunakan gadget memiliki hambatan pada perkembangan, dan berdampak buruk pada prestasi akademik. Penggunaan gadget di bawah usia 12 tahun akan menghambat perkembangan anak. 

3. Obesitas 
Gadget berkorelasi dengan risiko obesitas. Saat menggunakan gadget, anak cenderung kurang bergerak. Anak yang diperbolehkan bermain gadget di kamar tidur mereka 30 persen mengalami risiko obesitas. Obesitas berpotensi diabetes, stroke, dan serangan jantung. Sehingga dapat memperpendek usia. Anak-anak yang lahir pada abad 21, kemungkinan tidak akan hidup lebih lama dari pada orangtua mereka.

4. Gangguan tidur 
Kebanyakan orang tua tidak mengawasi anaknya saat bermain gadget. Sebanyak 75 persen anak yang bermain gadget di kamar tidur mengalami masalah pada tidurnya. Sehingga berdampak pada prestasi belajar mereka.

5. Penyakit mental 
Penggunaan gadget berlebihan menjadi penyebab meningkatnya laju depresi pada anak, kecemasan, gangguan perhatian, autisme, gangguan bipolar, psikotis dan gangguan perilaku pada anak.

6. Agresif 
Konten kekerasan dapat menyebabkan agresif pada anak. 
Seperti pada game Grand Theft Auto V, yang menggambarkan seks, pembunuhan, pemerkosaan, penyiksaan dan mutilasi. Dan banyak lagi di dalam film dan acara TV.

7. Pikun digital 
Konten media berkecepatan tinggi berkontribusi terhadap meningkatnya risiko defisit perhatian, serta penurunan konsentrasi dan ingatan, karena pemangkasan otak yang berperan dalam melakukan hal itu.

8. Kecanduan
Kurangnya perhatian orangtua, anak-anak cenderung lebih dekat dengan gadget. Dengan tidak adanya keterikatan orangtua, anak-anak melampiaskannya ke gadget. Sehingga menyebabkan kecanduan. 


9. Radiasi
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan ponsel sebagai risiko kategori 2B, karena emisi radiasi yang dihasilkan. Anak-anak lebih sensitif terhadap berbagai radiasi dibandingkan orang dewasa, karena sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang. 

10. Tidak berkelanjutan
Edukasi yang berasal dari gadget tidak akan lama bertahan dan berkelanjutan dalam ingatan anak-anak. Anal-anak adalah masa depan kita, tetapi tidak ada masa depan bagi anak-anak yang terlalu sering menggunakan gadget. Dengan demikian, pendekatan pendidikan melalui gadget tidak akan berkelanjutan bagi anak-anak.